<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Situs Aspirasi Keadilan &#187; Berita</title>
	<atom:link href="http://www.jabir-pks.org/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jabir-pks.org</link>
	<description>Aleg PKS JATIM</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 03:24:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Anggota Dewan PKS ke Daerah Lokalisasi PSK, Ada Apa?</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2011/anggota-dewan-pks-ke-daerah-lokalisasi-psk-ada-apa/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2011/anggota-dewan-pks-ke-daerah-lokalisasi-psk-ada-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 09:55:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Humaniora]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[Ada pemandangan yang lain dari biasanya di daerah Putat Jaya, Rabu, 21 Desember 2011 lalu. Pagi yang cerah di kampung yang dikenal sebagai salah satu tempat lokalisasi di Kota Surabaya itu dikejutkan dengan kehadiran salah satu anggota dewan dari Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Ahmad Jabir. Cak Jabir, panggilan akrab beliau, secara tiba-tiba melakukan kunjungan &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2011/anggota-dewan-pks-ke-daerah-lokalisasi-psk-ada-apa/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pemandangan yang lain dari biasanya di daerah Putat Jaya, Rabu, 21 Desember 2011 lalu. Pagi yang cerah di kampung yang dikenal sebagai salah satu tempat lokalisasi di Kota Surabaya itu dikejutkan dengan kehadiran salah satu anggota dewan dari Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Ahmad Jabir.</p>
<p>Cak Jabir, panggilan akrab beliau, secara tiba-tiba melakukan kunjungan silaturahim ke salah satu rumah warga yang mengelola taman baca &#8220;Kawan Kami&#8221;, yang diperuntukkan bagi anak-anak Putat Jaya, khususnya mereka yang memiliki orang tua PSK di daerah tersebut.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-572" style="border-style: initial; border-color: initial;" title="turba Cak Jabir" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCN4891-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></p>
<p>Kegiatan mulia ini sekaligus sebagai momen pemberian bantuan pengadaan alat-alat seni musik hadrah kepada sanggar baca tersebut, dengan harapan agar bakat dan minat bermusik Islami anak-anak tersalurkan dan terwadahi. Selain itu juga agar menjadikan anak-anak semakin mencintai komunitas ilmu dan terbentuk lingkungan yang baik di antara mereka.</p>
<p>Meski di luar masa reses, Cak Jabir memanfaatkan momen silaturahim ini untuk mendengar aspirasi dan masukan dari warga yang anak-anaknya sering bermain di sanggar baca tersebut. Pria alumnus magister teknik ITS Surabaya tersebut juga menyempatkan diri untuk sarapan bersama masyarakat dan anak-anak yang hadir, di warung sederhana milik salah satu warga. Bagi persepsi kebanyakan orang, wakil rakyat seharusnya makan di tempat yang lebih mewah dan jauh dari hidangan sederhana ala masyarakat. Namun hal itu tidak berlaku bagi pria kelahiran Gresik, 42 tahun yang lalu dan penggemar masakan pecel ini.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-574" style="border-style: initial; border-color: initial;" title="Turba Cak Jabir" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCN4897-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></p>
<p>Suara riuh anak-anak yang kegirangan menerima hibah alat-alat musik hadrah tersebut bersahut-sahutan silih-berganti. Tawa renyah dan canda polos mereka mengingatkan kita akan satu hal : HARAPAN. Anak-anak yang terlahir dari orang tua yang menggantungkan kehidupannya kepada dunia prostitusi, pada hakikatnya memiliki hak yang sama layaknya anak-anak yang terlahir ‘normal’.</p>
<p>Mereka harus menikmati apa-apa yang lazim dinikmati anak-anak negeri ini, seperti pendidikan, kesehatan, kemakmuran, dan persamaan di atas hukum. Sayangnya, tudingan negatif kebanyakan masyarakat atas diri mereka, seringkali menjadi penghalang tercapainya keadilan bagi anak-anak PSK.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-573" title="turba Cak Jabir" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCN4900-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></p>
<p>Kunjungan Cak Jabir sebagai anggota dewan ke lokalisasi PSK di kawasan Putat Jaya semoga memberi kita hikmah, bahwa mungkin benar persoalan lokalisasi merupakan persoalan sosial yang kompleks dan serba dilematis. Dan tak jarang, yang rumit itu justru menghabiskan energi kita untuk berdebat siapa yang benar siapa yang salah, serta ditutup ataukan tetap dibuka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekedar menciptakan ruang pendidikan dan pemberdayaan anak-anak PSK barangkali tidak menjawab keseluruhan mata rantai persoalan prostitusi yang memerlukan solusi konkret. Tetapi marilah kita belajar satu hal : Melakukan suatu perbaikan besar harus dimulai dari perbuatan kecil nan tulus, berkesinambungan, dan apa saja yang bisa kita kerjakan. (red)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2011/anggota-dewan-pks-ke-daerah-lokalisasi-psk-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Seorang Wakil Rakyat Berbagi Bersama di Bulan Ramadan</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2011/ketika-seorang-wakil-rakyat-berbagi-bersama-di-bulan-ramadan/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2011/ketika-seorang-wakil-rakyat-berbagi-bersama-di-bulan-ramadan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2011 14:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Jabir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[Tak Ingin Jadikan Obyek, Ajak Yatim Piatu Berkreasi Surabaya,Bhirawa Seringnya anak yatim piatu menjadi obyek bagi pemberi sumbangan, membuat Achmad Jabir yang juga Anggota DPRD Jatim trenyuh. Berbekal dari latar belakang sebagai anak yatim, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini ingin mengubah imej di masyarakat tentang keberadaan mereka yang telah ditinggal kedua orangtuanya. Sore &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2011/ketika-seorang-wakil-rakyat-berbagi-bersama-di-bulan-ramadan/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tak  Ingin Jadikan Obyek, Ajak Yatim Piatu Berkreasi</strong></p>
<p>Surabaya,Bhirawa  Seringnya anak yatim piatu menjadi obyek bagi pemberi sumbangan, membuat Achmad Jabir yang juga Anggota DPRD Jatim trenyuh. Berbekal dari latar belakang sebagai anak yatim, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini ingin mengubah imej di masyarakat tentang keberadaan mereka yang telah ditinggal kedua orangtuanya.</p>
<p>Sore itu, tak kurang dari 150 anak yatim piatu terlihat begitu ceria. Diantara  mereka tak segan-segan maju ke depan untuk mengekpresikan kelihaiannya. Mulai dari penampilan seni banjar, menyanyi sampai menyampaikan cita-citanya setelah lulus sekolah.   Sebut saja, Maya (10) yang telah tiga tahun menghuni Panti Nurul Faiza, Medayu Utara dengan penuh percaya diri, putri yang telah ditinggal kedua orangtuanya ini berkeinginan untuk menjadi dokter. Dengan begitu, dirinya bisa mengobati sesamanya. &#8221;Karena itu, saya akan terus belajar dan bisa menjadi dokter umum,&#8221;tegasnya dengan mimik serius.  Dia bercerita, sejak ditinggal kedua orangtuanya selalu mengurung diri di kamar panti. Hatinya sangat hancur karena cita-citanya untuk jadi dokter bakal tidak kesampaian karena tidak ada uang. Apalagi, saudara dari kedua orangtuanya juga kesulitan menyekolahkan dirinya. &#8221;Untuk itu kesempatan yang sudah Allah berikan kepada saya, akan saya gunakan sebaik-baiknya. Saya bersyukur hidup di tengah-tengah pengasuh panti yang baik,&#8221;lanjutnya.</p>
<p>Sementara Hadi (12) merasa bangga karena bisa menguasai seni banjar yang biasanya digelar saat acara religius. Mengingat untuk bisa seni ini, dibutuhkan waktu beberapa bulan. &#8221;Saya bangga bisa menampilkan seni banjar bersama teman-teman. Apalagi langsung disaksikan oleh anggota dewan,&#8221;ungkap Hadi yang mengaku ditinggal ayahnya sejak kelas 3 SD.</p>
<p>Anggota Komisi A DPRD Jatim, Achmad Jabir merasa bangga dengan anak-anak tersebut yang tidak sungkan-sungkan mengungkapkan isi hatinya serta kelebihannya dibidang seni. Ini tak lain, karena anak yatim piatu sering dijadikan obyek bagi pemilik uang untuk memberikan sumbangan ke panti asuhan. Akibatnya, mereka tidak dapat mengekpresikan dirinya di masyarakat.  &#8221;Padahal mereka ini ingin dilihat. Meski anak yatim piatu ternyata kehidupan mereka sama dengan mereka yang memiliki kedua orangtuanya. Yaitu punya cita-cita tinggi dan memiliki bakat serta talenta,&#8221;tegas Achmad Jabir dengan penuh rasa bangga.</p>
<p>Tak heran, setiap bulan Ramadan, ayah dari lima putra ini selalu menyempatkan diri untuk berkumpul bersama dengan anak yatim piatu. Dimana mereka diajak untuk mengekspresikan diri. Hal itu sebagai upaya, untuk membangkitkan diri para anak yatim agar percaya diri, meski mereka tidak beruntung dengan tidak memiliki keluarga secara utuh. &#8221;Dengan begitu nantinya mereka dapat bersaing dalam menapaki kehidupan yang banyak tantangan,&#8221;lanjutnya.</p>
<p>Jabir menambahkan, dirinya telah ditinggalkan ayahnya sejak kelas 3 SD. Apalagi saat itu, kondisi ekonomi keluarganya sangat pas-pasan. Dengan menghidupi tujuh anak, ibunya, Ummu Robiah (73) terpaksa membanting tulang untuk menghidupi anak-anaknya. Bahkan saat itu, Jabir ikut membantu ibunya dengan menjual telur atau menjual ikan hasil mancing di sungai ke pasar.  Berkat kerja kerasnya dengan dibantu kakak dan ibunya, Jabir mampu menyelesaikan sekolah di Institut Tekhnologi 10 Nopermber Surabaya (ITS).</p>
<p>Namun demikian dirinya tidak akan melupakan masa lalunya yang sering dijadikan obyek oleh para dermawan. &#8221;Untung kami segera sadar jika jadi obyek akan justru memalaskan kita dalam berjuang hidup. Karena itu, kami berusaha untuk hidup dari usaha sendiri dan bukan dari rasa kasihan orang lain,&#8221;paparnya.  Berbekal dari latarbelakang itulah, Jabir ingin menjadikan anak-anak yatim piatu untuk tidak bergantung pada orang lain. Karena itu menjadikan mereka menjadi subyek perlu dilakukan. Artinya mereka merasa di &#8216;orangkan&#8217; dan diperhatikan. [cty]</p>
<p>Sumber: Media Online Bhirawa (Thursday, 25 August 2011 22:12)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2011/ketika-seorang-wakil-rakyat-berbagi-bersama-di-bulan-ramadan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaduan tentang penggunaan fasum dalam Perumahan</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2011/pengaduan-tentang-penggunaan-fasum-dalam-perumahan/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2011/pengaduan-tentang-penggunaan-fasum-dalam-perumahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jul 2011 05:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[dprd jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[komisi A]]></category>
		<category><![CDATA[pengaduan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan Yati Sugiyantoro : Ass p Jabir mau tanya nih klu ada pengaduan tentang penggunaan fasum dalam perumahan yg tdk semestinya ngadunya ke komisi apa nggih? maturnuwun Jawaban Wa&#8217;alaikumsalam warohmatullah. Bu Yati Sugiyantoro Bisa mengadu ke: 1) Ombudsman Daerah (di jatim sudah ada) 2) DPRD kota/kabupaten, komisi pemerintahan. Kalau di Surabaya bisa ke komisi A. &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2011/pengaduan-tentang-penggunaan-fasum-dalam-perumahan/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/07/fb2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-444" title="fb2" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/07/fb2-300x59.jpg" alt="" width="558" height="109" /></a><strong>Pertanyaan</strong></p>
<p>Yati Sugiyantoro : Ass p Jabir mau tanya nih klu ada pengaduan tentang penggunaan fasum dalam perumahan yg tdk semestinya ngadunya ke komisi apa nggih?<br />
maturnuwun</p>
<p><strong>Jawaban</strong></p>
<p>Wa&#8217;alaikumsalam warohmatullah. Bu Yati Sugiyantoro Bisa mengadu ke:<br />
1) Ombudsman Daerah (di jatim sudah ada)<br />
2) DPRD kota/kabupaten, komisi pemerintahan. Kalau di Surabaya bisa ke komisi A. Mengapa ke dprd kota kabupaten, karena penyerahan fasum itu harusnya ke pemerintahan kota kabupaten, jadi yg punya kewenangan adalah tingkat II. Kalau nanti ditingkat II tidak terselesaikan, bisa diadukan ke propinsi utk membantunya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2011/pengaduan-tentang-penggunaan-fasum-dalam-perumahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tugas Utama Kader Dakwah (Mukerda PKS Ngawi Tahun 2011)</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2011/mukerda-pks-ngawi-tahun-2011/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2011/mukerda-pks-ngawi-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jun 2011 05:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[dprd jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[komisi A]]></category>
		<category><![CDATA[Mukerda PKS]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[PKS Jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=390</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 21 Juni 2011 Bertempat di gedung pertemuan RM. Ros In Ngawi, digelar mukerda tahun 2011 pada hari ahad 19 Juni 2011. Acara yang dibuka oleh Ustadz Ahmad Jabir, Wakil Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur ini dihadiri tak kurang dari 100 orang pengurus dari tingat DPD hingga perwakilan DPC. Dalam pembukaannya ustadz Jabir menyampaikan &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2011/mukerda-pks-ngawi-tahun-2011/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_391" class="wp-caption alignleft" style="width: 610px"><a href="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/06/mukerda-ketum6.jpg"><img class="size-full wp-image-391" title="mukerda ngawi" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/06/mukerda-ketum6.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Mukerda Ngawi : Ahmad Jabir (tiga dari Kanan) membuka Mukerda Ngawi</p></div>
<p>Selasa, 21 Juni 2011</p>
<p>Bertempat di gedung pertemuan RM. Ros In Ngawi, digelar mukerda tahun 2011 pada hari ahad 19 Juni 2011.</p>
<p>Acara yang dibuka oleh Ustadz Ahmad Jabir, Wakil Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur ini dihadiri tak kurang dari 100 orang pengurus dari tingat DPD hingga perwakilan DPC.</p>
<p><a href="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/06/pembukaan6.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-394" title="pembukaan6" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/06/pembukaan6.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Dalam pembukaannya ustadz Jabir menyampaikan nasehat tentang tugas utama kader PKS. Beliau menuturkan ditengah gencarnya persaingan sebagai kontestan Politik 5 tahunan negeri ini, hendaknya semua kader tetap berjalan sesuai dengan realita yang ada. Jangan selalu menggunakan paradigma satu sisi mengejar kemenangan dan target semata.</p>
<p>Perlu diingatkan kembali bahwa kader PKS ditiap level apapun harus menyadari tugas utamanya sebagai kader partai dakwah.Tugas setiap kader PKS sebagai partai dakwah adalah sebagai berikut :</p>
<p>1. Memelihara soliditas institusi dakwah. Beberapa hal yang mendasar untuk mejaga instisusi dakwah ini adalah :</p>
<ul>
<li>menjaga      ruhnya partai dakwah yaitu syuro. Ketika masalah tidak disandarkan pada      syuro maka akan menghasilkan keputusan yg bersandar pada keputuasan      individual/personal. Keputusan personal akan menumbuhkan pengkultusan      individu dan menimbulkan iklim yang tidak sehat dalam dinamika partai      dakwah ini. Bila budaya Syuro rusak institusi tak akan pernah sehat.</li>
<li>Memelihara      Perangkat struktur organisasi dakwah dan SDMnya. Hendaknya setiap level      kader dakwah memperhatikan muwashofat yang tercantum dalam AD/ART Partai      dan Juknis kaderitasi. Semakin dekat kita dengan kriteria/muwshofat kader      yang telah dibuat, maka akan semakin dekat dengan pertolongan allah.</li>
<li>Program      kerja harus keluar dari syuro, ide harus disampaikan melalui syuro.</li>
<li>Menjaga      kesehatan dana jamaah, ingat slogan para pendahulu kita ‘Sumber Dana Kita      adalah Kantong-kantong pribadi kita’</li>
</ul>
<p>2. Tugas kita sebagai kader PKS adalah menegakkan dakwah (iqomatud dakwah) dalam seluruh dimensi kehidupan kita. Sebagai apapun peran kita dalam Struktur Organisasi PKS, tidak ada alasan kita meninggalkan dakwah. Salah satu perbedaan mendasar PKS dan partai lainnya adalah sisi dakwah. Orang yang bergabung dengan PKS diharapkan terus memelihara dan menanamkan nilai—nilai keislamanan pada dirinya. Bila semakin banyak kader dan simpatisan yang baik ke islamannya, Allah SWT akan memberikan keberkahan bagi negeri ini.</p>
<p>3. Memelihara Kader dakwah. Semakin banyak kader, maka struktur partai harus mengelola dengan baik, dan harus menjadga sinergi antar kader, Pengurus DPD, DPC dan DPRa. Dengan Sinergi dan pemeliharaan yang stamina kader akan senantiasa terjaga dan siap menerima segenap amanah dan tribulasi dalam kehidupan berpartai dan bermasyarakat.</p>
<p>4. Menasehati umah. Jangan pernah melupakan tugas untuk menasehati ummat karena inilah tugas utama kita. Kenapa mereka sulit artinya kita masih belum berhasil menasehati ummah, bila ummat belum menjatuhkan pilihannya kepada PKS jangan salahkan money politik atau serangan fajar, itu terjadi karena nasehat kita belum masuk kedalam hati ummat.</p>
<p>5. Memperbaiki tatanan kehidupan melalui perundang-undangan&#8230;Atas ijin Allah, DPD Ngawi sudah mengantarkan 3 kadernya duduk sebagai legislatif, hendaknya kader-kader yang lain tetap memelihara dan mengawal kadernya. Jangan sampai struktur mengnatarkan dewan seperti mengantar ke saudaranya plasa lalu ditinggal pulang. Hendaknya semua kader aktif memberikan masukan untuk meningkatkan produktifitas mereka untuk semakin banyak berbuat kebaikan kepada masyarakat.</p>
<p>Setelah pembukaan, acara pun dilanjutkan dengan mendengarkan grand design kegiatan oleh Ketua DPD PKS disusul dengan penyampaian program kerja masing-masing bidang.</p>
<p>Atas ijin Allah SWT, acara mukerda berjalan dengan lancar. Terimakasih kepada semua pihak yang telah turut mensukseskan Mukerda ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2011/mukerda-pks-ngawi-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temu Tokoh Masyarakat, Jalin Kebersamaan</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2011/temu-tokoh-masyarakat-jalin-kebersamaan/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2011/temu-tokoh-masyarakat-jalin-kebersamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 20:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[dprd jatim]]></category>
		<category><![CDATA[komisi A]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[PKS Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[silaturrahim]]></category>
		<category><![CDATA[temu tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[TURBA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Langit di atas Surabaya bagian Timur mulai gelap. Adzan Isya telah berkumandang beberapa menit yang lalu. Lalu lalang kendaraan bermotor masih terlihat ramai lancar di Jalan Pandugo, Kecamatan Rungkut. Wajar saja, saat itu adalah Sabtu Malam (21/5), waktu di mana sebagian masyarakat biasanya menikmati malam mencari hiburan bersama keluarga atau teman. Di sebuah tempat makan &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2011/temu-tokoh-masyarakat-jalin-kebersamaan/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/06/rstoran_waroeng_pandugo_surabaya_rot.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-387" title="rstoran_waroeng_pandugo_surabaya_rot" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2011/06/rstoran_waroeng_pandugo_surabaya_rot.jpg" alt="" width="170" height="250" /></a>Langit di atas Surabaya bagian Timur mulai gelap. Adzan Isya telah berkumandang beberapa menit yang lalu. Lalu lalang kendaraan bermotor masih terlihat ramai lancar di Jalan Pandugo, Kecamatan Rungkut. Wajar saja, saat itu adalah Sabtu Malam (21/5), waktu di mana sebagian masyarakat biasanya menikmati malam mencari hiburan bersama keluarga atau teman.</p>
<p>Di sebuah tempat makan bernama Warung Pandugo, nampak beberapa orang tengah bercengkerama ramah. Salah satunya adalah Ahmad Jabir, anggota Komisi A DPRD Jatim. Sosok yang juga menjabat Wakil Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Jatim tersebut tengah menunggu beberapa orang lagi. Mereka adalah tokoh masyarakat setempat yang diundang dalam rangka silaturrahim dan ramah tamah dengan suasana keakraban.</p>
<p>Tak lama berselang sejumlah tokoh yang diundang mulai berdatangan. Dengan ramah Ahmad Jabir menyalami mereka satu persatu, dan mempersilahkan duduk di tempat yang sudah dipesan. Meski tiga hari sebelumnya aktifitas sangat padat, baik oleh agenda dewan maupun partainya, mantan ketua Komisi D Surabaya ini tetap terlihat bugar dan tak nampak kelelahan di wajahnya.</p>
<p>Suasana warung dengan desain tradisional yang kental serta keramahan para pelayannya, menambah nyaman pertemuan tersebut. Sajian aneka menu makanan pun segera terhidang.</p>
<p><em>&#8220;Silahkan, kita makan saja dulu, sembari saling berkenalan. Karena sudah waktunya makan malam..&#8221;</em>, ujar Jabir singkat diikuti senyum dan tawa sebagian undangan.</p>
<p>Nampak sekali keakraban di antara mereka dalam jamuan makan malam tersebut. Duduk satu meja bersama, merekapun saling memperkenalkan diri masing-masing dengan singkat. Tak jarang canda dan gurauan kecil di antara perkenalan membuat semua tertawa.</p>
<p>Selesainya hidangan tersantap habis, Ahmad Jabir memulai percakapan dengan mempersilahkan para undangan menyampaikan masukan, saran ataupun keluhan masyarakat di sekitarnya kepada beliau selaku anggota dewan. Para undangan nampak antusias menyampaikan aspirasinya satu persatu.</p>
<p>Ada yang mengusulkan perbaikan masjid di kompleknya. Ada pula yang mempertanyakan dana santunan yang bisa diakses masyarakat untuk anak-anak yatim yang tidak mampu. Sebagian yang lain mengeluhkan banyaknya pemuda yang menganggur dan berharap ada program untuk pemberdayaan ekonomi mereka. Ahmad jabir pun dengan sabar mendengarkan dan menanggapinya satu persatu.</p>
<p>Tak terasa waktu sudah memasuki pukul 21.30 WIB. Karena pertimbangan warung yang akan segera tutup, maka para undangan menyepakati untuk diadakan kembali pertemuan serupa di lain hari. Dengan harapan ada follow up yang jelas dari pertemuan pertama tersebut. Acarapun ditutup dengan saling berjabat tangan satu sama lain diantara undangan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2011/temu-tokoh-masyarakat-jalin-kebersamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan dengan Media</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2010/255/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2010/255/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 09:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Jabir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/2010/255/</guid>
		<description><![CDATA[Ahmad Jabir dan Media, pola hubungan kerjasama yang biosa bermanfaat untuk memperbaiki penyelenggaraan pemerintah. http://www.suarasurabaya.net/sshut/ss_khalayak.php?id=560103729af5a1d163821ca402ee25062008155]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ahmad Jabir dan Media, pola hubungan kerjasama yang biosa bermanfaat untuk memperbaiki penyelenggaraan pemerintah.</p>
<p><a title="Hubungan dengan media" href="http://www.suarasurabaya.net/sshut/ss_khalayak.php?id=560103729af5a1d163821ca402ee25062008155" target="_blank">http://www.suarasurabaya.net/sshut/ss_khalayak.php?id=560103729af5a1d163821ca402ee25062008155</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2010/255/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sehari Dua Turba, Cak Jabir tetap jaga stamina</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2010/sehari-dua-turba-cak-jabir-tetap-jaga-stamina/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2010/sehari-dua-turba-cak-jabir-tetap-jaga-stamina/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 22:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[aspirasi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[dprd jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Tuntutan amanah sebagai Anggota Legislatif  DPRD Jawa Timur seringkali membutuhkan stamina prima dalam menjalankan serangkaian agendanya. Demikian pula Cak Jabir yang pada Sabtu kemarin (19/3) harus menjalankan dua agenda dalam satu waktu. Bermula dari Sidoarjo tepatnya di Warung Wong Solo yang berada di jalan Pahlawan, Cak Jabir menemui masyarakat sekitar guna meyerap aspirasi mereka. Acara &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2010/sehari-dua-turba-cak-jabir-tetap-jaga-stamina/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2010/05/JabirWeb051.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-212" title="JabirWeb05" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2010/05/JabirWeb051.jpg" alt="" width="151" height="115" /></a>Tuntutan amanah sebagai Anggota Legislatif  DPRD Jawa Timur seringkali membutuhkan stamina prima dalam menjalankan serangkaian agendanya. Demikian pula Cak Jabir yang pada Sabtu kemarin (19/3) harus menjalankan dua agenda dalam satu waktu. Bermula dari Sidoarjo tepatnya di Warung Wong Solo yang berada di jalan Pahlawan, Cak Jabir menemui masyarakat sekitar guna meyerap aspirasi mereka. Acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 25 orang dengan diakhiri ramah tamah makan siang. Selepasnya, Cak Jabir juga diharuskan mempersiapkan pertemuan dengan masyarakat Surabaya di sore harinya. Jeda waktu yang ada biasanya beliau isi dengan istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga seraya sesekali menghubungi keluarga tercinta di rumah. Ayah empat orang anak tersebut memang kerap menelepon putra-putri dan istri tercintanya di sela-sela aktifitas terutama saat  jauh dari keluarga. Salah satu kiat sehat beliau menjaga stamina adalah mengatur pola makan yang sehat.</p>
<p>“<em>Makan tidak perlu banyak-banyak, lebih baik sedikit-sedikit namun berpola waktunya</em>”, ucap beliau.</p>
<p>Acara serupa di Surabaya bertempat di Suzana Pujasera (jalan Dinoyo) dimulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Jumlah peserta yang hadir tidak jauh berbeda, berkisar 20 orang. Tidak sedikit peserta mengharapkan adanya pertemuan sejenis dilakukan secara berkala sehingga aspirasi masyarakat dapat diserap dan dievaluasi tindak lanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2010/sehari-dua-turba-cak-jabir-tetap-jaga-stamina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temu Mahasiswa, Jalin Kerjasama</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2010/temu-mahasiswa-jalin-kerjasama/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2010/temu-mahasiswa-jalin-kerjasama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 18:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jabir-pks.org/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Saturday, 20 February 2010 &#124; 12.00 Siang hari setelah sholat Jum’at (19/2), Cak Jabir meluncur ke Pujasera Suzana yang berada di jalan Dinoyo, Surabaya. Agenda serap aspirasi dengan kalangan mahasiswa tersebut di antaranya dihadiri perwakilan BEM UNAIR, BEM ITS dan beberapa kampus lain di Surabaya. Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB tersebut, &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2010/temu-mahasiswa-jalin-kerjasama/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2010/02/JabirWeb04-150x150.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-245" title="JabirWeb04-150x150" src="http://www.jabir-pks.org/wp-content/uploads/2010/02/JabirWeb04-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Saturday, 20 February 2010 | 12.00</p>
<p>Siang hari setelah sholat Jum’at (19/2), Cak Jabir meluncur ke Pujasera Suzana yang berada di jalan Dinoyo, Surabaya. Agenda serap aspirasi dengan kalangan mahasiswa tersebut di antaranya dihadiri perwakilan BEM UNAIR, BEM ITS dan beberapa kampus lain di Surabaya. Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB tersebut, bertujuan menjabarkan tugas dan wewenang masing-masing pihak guna kesejahteraan masyarakat. Sehingga diharapkan muncul <em>simbiosis mutualisme </em>(kerjasama yang saling menguntungkan) antara Cak Jabir selaku Anggota Legislatif DPRD Jawa Timur dengan mahasiswa yang melakukan fungsi kontrol pemerintah dan berperan sebagai <em>agent of change </em>(agen perubah) dalam masyarakat. Pertanyaan, masukan dan <em>sharring</em> mewarnai acara tersebut, hingga diperoleh kesepakatan untuk diadakan pertemuan rutin dan lebih intensif demi Jawa Timur yang lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2010/temu-mahasiswa-jalin-kerjasama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Safari Selamatkan Generasi di lingkungan Instalasi Pengolahan Tinja Keputih</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2009/safari-selamatkan-generasi-di-lingkungan-instalasi-pengolahan-tinja-keputih/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2009/safari-selamatkan-generasi-di-lingkungan-instalasi-pengolahan-tinja-keputih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 05:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Jabir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jabir-pks.org/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Cak Jabir kembali meneruskan Safari Selamatkan Generasi. Kali ini di Keputih Tegal. Di daerah yang terletak di sekitar Instalasi Pengolahan Tinja ini, para ibu-ibu tampak antusias mengikuti paparan Cak Jabir. Sejak pukul delapan pagi mereka sudah mulai berdatangan ke masjid al-Qomariyah. Meski dengan suguhan seadanya, ibu-ibu tampak bersemangat ketika berdiskusi tentang berbagai permasalahan dalam mendidik &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2009/safari-selamatkan-generasi-di-lingkungan-instalasi-pengolahan-tinja-keputih/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cak Jabir kembali meneruskan Safari Selamatkan Generasi. Kali ini di Keputih Tegal. Di daerah yang terletak di sekitar Instalasi Pengolahan Tinja ini, para ibu-ibu tampak antusias mengikuti paparan Cak Jabir. Sejak pukul delapan pagi mereka sudah mulai berdatangan ke masjid al-Qomariyah. Meski dengan suguhan seadanya, ibu-ibu tampak bersemangat ketika berdiskusi tentang berbagai permasalahan dalam mendidik anak-anak mereka. &#8220;Pak, bagaimana menghadapi anak yang suka marah?&#8221;, &#8220;Pak, anak saya itu sukanya pake celana yang ketat-ketat, padahal dia itu perempuan.&#8221;, &#8220;Pak gimana caranya membuat anak suka belajar&#8221;. Pertanyaan-pertanyaan itu terlontar dari lisan para peserta. Meski tinggal di lingkungan marjinal, ibu-ibu ini sepakat bahwa anak-anak mereka harus menjadi anak yang luar biasa. Karenanya mereka pun sebagai orang tua ingin belajar menjadi orang tua yang luar biasa bagi anak-anak mereka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2009/safari-selamatkan-generasi-di-lingkungan-instalasi-pengolahan-tinja-keputih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jumpa Teater</title>
		<link>http://www.jabir-pks.org/2009/jumpa-teater/</link>
		<comments>http://www.jabir-pks.org/2009/jumpa-teater/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 02:55:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Jabir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jabir-pks.org/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Selasa malam lalu tanggal 3 Februari, Cak Jabir berkunjung kepada sebuah kelompok teater di Ngingas, Waru, Sidoarjo.  Anggota kelompok yang sebagian besar remaja cukup antusias ketika dilakukan dialog seputar masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Ahmad Jabir yang juga pemain teater saat di SMA 2 Lamongan, sangat apresiatif terhadap kegiatan anak-anak muda ini. Teater, menurut Jabir, adalah &#8230; </p><p><a class="more-link block-button" href="http://www.jabir-pks.org/2009/jumpa-teater/">Continue reading &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa malam lalu tanggal 3 Februari, Cak Jabir berkunjung kepada sebuah kelompok teater di Ngingas, Waru, Sidoarjo.  Anggota kelompok yang sebagian besar remaja cukup antusias ketika dilakukan dialog seputar masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Ahmad Jabir yang juga pemain teater saat di SMA 2 Lamongan, sangat apresiatif terhadap kegiatan anak-anak muda ini. Teater, menurut Jabir, adalah sarana untuk mengasah kepekaan sosial. Orang yang tidak peka, tidak akan bisa bermain teater. Karenanya, anak muda yang suka teater biasanya adalah anak muda yang tidak egois, tidak pragmatis, tapi anak muda yang peduli dengan kondisi lingkungan sekitarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jabir-pks.org/2009/jumpa-teater/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

