Pengaduan


Silahkan menuliskan pengaduan untuk Ahmad Jabir sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

6 Responses to “Pengaduan”

  1. toni says:

    aslm. Pak, saya melihat di sekolah saya waktu SD dulu, menjadi tempat pensiunnya para kepala sekolah. dan sekolah saya juga nggak jarang jadi tempat objek-an untuk “tabungan” pensiun mereka. proyek2 yang biasanya datang dari depdiknas diambil sama kepseknya. nggak tau sekarang yang terbaru kepseknya. saya dengar sakit2an.

    mohon bantuannya, supaya kualitas sekolah saya nggak hanya menjadi sekolah gurem…
    tapi juga bisa berprestasi.

  2. toni says:

    oh iya lupa,…
    nama sekolah saya SDN Kertajaya IV, tempatnya di deket pasar pucang dan kuburan

    toni

  3. Abu Muhammad says:

    Assalamualaikum
    Mohon ditindak, ada pihak2 yang ingin menjatuhkan PKS di facebook. Lihat http://www.facebook.com/people/Muhammad-Amin/557092165

    Wassalamualaikum

  4. As Wr Wb…
    Menanggapi tulisan cak Jabir tentang kesejahteraan Guru… sepakat banget cak.. hanya yg perlu ditambahkan… kesejahteraan itu bukan hanya duit saja…tetapi lebih jauh.. berkumpul dengan keluarga, serta mencari rizki di tanah kelahiran juga merupakan kesejahteraan yg tiada tara…
    Cak… saya adalah seorang guru yg sejak lahir sampai menyelesaikan pendidikan S2 di Surabaya.. tetapi sampai hari ini saya masih berada di pulau terpencil (wilayah Sumenep) tidak bisa pindah di Surabaya.. sementara anak dan istri saya di Surabaya.. ukuran mengabdi.. insyaallah lebih dari cukup.. krn sudah 16 tahun 2 bulan sejak saya masih bujang sampai anak sudah kelas 8 SMP..saya berada di pulau terpencil diwilayah kab Sumenep…mohon kiranya di perjuangkan…
    Wasalamualaikum…

  5. setiyo utomo says:

    ass. ustadz apakah ada dana dewan untuk pembangunan masjid, karena masjid ditempat saya berjamaah membutuhkan bantuan pembangunan. jzk

  6. BAYU says:

    Dengan Hormat :

    Saya Sangat menyesal sekali harus mengatakan ini, hal ini terkait masa depan
    anak saya.
    Anak saya duduk di kelas 3 SDN 14 pegadungan.
    Anak saya setiap pulang sekolah selalu ditanya hari ini belajar apa ? dia
    jawab maen bola dari nympe sekolahan trs pulang.
    hal ini berlangsung mulai ajaran tahun ini.dan dia hanya mendapatkan
    pelajaran matematika serta bahasa indonesia.lalu istri saya bertanya kepada
    anak saya, nama gurumu siapa ? anak saya jawab : pak win. Pak win siapa
    lengkapnya…winardi dia teriak.dia cerita bahwa dalam seminggu hanya
    belajar matematika serta bahasa indonesia.lalu pelajaran yang lain kemana ?
    gak pernah di ajarin…..kata anak saya.trs kamu sekolah ngapain ? anakku
    bilang orang guruku aja kalau masuk seenak udel kok….maaf pak mentri.anak
    saya kelas 3.hal ini saya tanyakan ke anak murid yang laen memang benar guru
    ini ngajar seenaknya sendiri,setiap bulan saya membayar pajak PPH,PPN,PPH
    23,dan yang lain untuk siapa ?
    untuk Gaji PNS ! anak saya seharusnya mendapatkan pelajaran seperti
    anak-anak yang lain.kalau dia ngajar seperti ini apa gak rugi negara dan
    jajaran diknas punya guru seperti ini?
    kenapa teman-temannya di SD tersebut tidak ada yang mengingatkan kelalaian
    dia? sanksinya jelas di denda serta di mutasi ke luar daerah. tapi mana
    buktinya…hal ini tidak hanya guru ini saja tapi mungkin di tempat lain
    juga ada…lalu di mana kredibilitas departeman pedidikan ada jika guru-guru
    saja masih ada yang seperti ini.Dan Hari inipun anak saya tidak sekolah, dia bilang bahwa hari ini di liburkan oleh gurunya….padahal adik saya seorang guru bilang hari ini tidak ada libur untuk anak sd
    guru apaan ini ….mana kulaitas guru PNS Yang Di gaji negara Dari pajak yang bkami bayarkan….

    hormat saya…


    Bayu Herlambang
    PT.Sumber Mas Rejeki Makmur oil
    Jl.Daan Mogot KM.01 Jakarta barat


    Bayu Herlambang
    PT.Sumber Mas Rejeki Makmur oil
    Jl.Daan Mogot KM.01 Jakarta barat

Leave a Reply